Buletin Prasasti Edisi 11: Batas

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Selama ini, kita mengartikan ‘batas’ sebagai sebuah pemisah antara dua bidang, pemisah antara sisi satu dengan sisi lainnya. Batas juga sering dimaknai sebagai sesuatu hal yang tidak boleh dilewati atau dilampaui. Melanggar batas berarti melanggar sesuatu hal yang telah ditetapkan oleh rata-rata masyarakat yang disebut sebagai norma. Namun, apakah batas memang selalu baik untuk tiap-tiap manusia? Batas untuk berbuat suatu hal, batas untuk bertindak? Lantas bagaimana dengan orangorang yang berada ‘di balik batas’ itu sendiri? Tentunya batas menjadi suatu hal yang tidak adil dan rasa-rasanya menjadi suatu yang jahat. Ketika otak-otak intelektual dan penuh imaji telah terbatasi oleh berbagai macam norma yang diboncengi oleh pemilik kepentingan, maka setidaknya kita harus mulai ‘melangkahi’ batas itu sendiri. Ayo melangkahi batas, jika kamu memang benar dapat menaikkan tingkat batas itu!

Salam pers mahasiswa, salam sastra muda

Editors:
Illustrators:
Cover Artists:
Genres:
(Visited 121 times, 1 visits today)

Buletin Prasasti Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts