Buletin Bulanan Edisi 27: Setara

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Kalau bicara setara, ada begitu banyak kata dan suara. Karena ia tak pernah benar-benar berdiri tegak tanpa tapi. Bukankah anggapan tentang ketidaksepadanan itu hanya konstruksi? Manusia memberi batas-batas pada sesamanya dan berpusing setelahnya. Meminjam kata-kata Pram, barangsiapa menyebar angin, dia akan berpanen badai. Barangsiapa menebar benir dia akan menuai. Sastra ada sebebas-bebasnya bicara dan kali ini kita akan bicara tentang setara. Harap serangkaian kata di dalamnya dapat memberi bijaksana, bahwa kita bukan sebatas dinding bernama pria dan wanita, kuasa dan biasa, bangsawan dan jelata.

(Visited 223 times, 1 visits today)

Buletin Prasasti Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts