Tidakkah kau lihat nampanku
Yang penuh dengan kerut pilu?
Aku tahu kau tumbuh
Dari kerasnya tempat
Bernama ibu.
Bahwa aku tahu,
Kau terlahir dari rahim
Yang tiada henti menumbuk luka
Agar membesar pula hatimu.
Tapi, tidakkah kau tahu?
Rahim-rahim itu,
Melahirkan duniaku—
Yang berkembang ia
Menjadi cinta yang tak pernah tahu,
Bagaimana cara memeluk air pilu.
(Visited 13 times, 8 visits today)




