Puisi

Garis waktu nan terus bergerakMengantarkan pada dua pilihanZona nyaman atau terus jalan Pergolakan emosi tak menentuBayang-bayang...
Minggu, 12 September 2021
Melati itu indah.Wanginya semerbak sampai luar singgasanaBentuknya mungil dan bercahayaSemua orang menyukainya Tapi sayang,Manusia tak puas hanya dengan melihatnyaMereka memotong,...
Minggu, 15 Agustus 2021
Sudah sepersekian waktu, krisis sempurna mematahkan mimpiPada puan yang ingin meninggi, namun beban tetap mencariKeadaan ini sudah kelewat bajinganStigma bukan...
Minggu, 25 Juli 2021
Waktu yang terus menetesMenggenangi mataMembasahi atrium jiwaMengisi relung di belakang benak Waktu terus mengalirMenghanyutkan kenangan yang menggenangSerta menggali kerak dalamYang...
Minggu, 11 Juli 2021
Kau jangan ke sana! Di sana ada banyak mata yang tajam Kau nanti sibuk diawasinya Kau jangan ke sana! Di...
Senin, 28 Juni 2021
Perantauan…..Berjalan menyusuri belukarHamparan semak-semakMenggelombang dimakan senja kesumbaBagi aku yang mengais sisa siangSeperti daun kering,Rapuh…. Hati yang terapung kesunyianDalam daratan yang...
Minggu, 16 Mei 2021
Dalam semangkuk sayur beningPuan merelakan kedua mata menjelma BaikalMenjernihkan semangkuk dengan nutrisi gizi yang dibumbui garam alamiPadanya orang-orang bisa bercermin...
Minggu, 2 Mei 2021
Deretan awan kelabu Berkolaborasi dengan awan putih Nampaknya menimbulkan suatu arti Sang mentari nyatanya tak menampakkan diri Mungkin dia sedang...
Senin, 26 April 2021
Katanya Ibu Pertiwi butuh menyendiri. Hutan-hutan di Kalimantan perlu obrolan Jalanan kota Jakarta hendak berleha-leha Pabrik-pabrik di Pasuruan mungkin juga...
Minggu, 7 Maret 2021
Apa kabarmu kini, Malang?Sudah lama tubuhmu kesepianTanpa orang lalu-lalang di sekolahmu yang mewah Bagaimana kabarmu kini, Malang?Sudah lama kau menggigil...

Terbaru

TAM

Iklan

E-Paper

Popular Posts