Lompat ke konten

Tangisan di Tengah Malam

Ilustrator - Muthia Fakhira
Oleh: Nabila Mutiarahma*

Pernahkah kalian terpikir,
apa yang terjadi beberapa hari lagi?
Beberapa bulan lagi?
Beberapa tahun lagi?
Tidak pernah kita terpikir apa yang akan terjadi
Dan apa yang kita harapkan, belum tentu terjadi
Manusia tempatnya salah, manusia tempatnya dosa

Tapi kali ini, aku tidak menyangka
Dosa apa yang telah kuperbuat
Dosa apa yang membuat Tuhan murka
Bukan pertama kalinya
Namun, peristiwa kali ini sungguh dahsyat
Aku menangis dua hari dua malam tanpa henti
Dan itu belum selesai, masih berlanjut hingga hari ini

Tuhan…
Maafkan aku
Aku harus bagaimana lagi?
Sudah banyak masalah, ditambah ini makin menjadi-jadi
Bukan maksud mengeluh,
wajarkan sesekali kita bertanya tentang nasib kita?

Aku takut
Aku khawatir
Mungkin memang ini saat yang tepat untuk membayarkan semuanya
Sudah saatnya untuk memperbaiki semuanya
Dan mungkin ini belum takdirku,
untuk memperoleh yang kuinginkan
Karena, menurutmu ada yang lebih layak untuk kuterima
Aku ikhlas
Tapi jangan biarkan kesedihan ini berlanjut lebih lama

Terimalah doa ini,
Terimalah tangisan ini,
Terimalah permohonan ampunku.

TanpaMu juga, aku bukan siapa-siapa.

(Visited 7 times, 7 visits today)
*) Penulis adalah mahasiswa jurusan Psikologi angkatan 2023. Sekarang sebagai Pimpinan Divisi Redaksi LPM Perspektif 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts

Apa yang kamu cari?