Suka,
Nggak,
Suka,
Nggak,
Suka,
Nggak,
Suka,
Nggak,
Suka,
Nggak,
Kadang pikiran ini sibuk menerka
Pikiranmu yang terpontang-panting di jalanan Suhat
di antara riuh lalu lintas dan ragu yang tumbuh
Aku mencoba menebak arahmu,
apakah kau singgah di angkringan Krida,
atau sekadar menyalakan rokok
di bawah papan reklame yang menyala terlalu terang.
Di tiap tikungan, ada tanda tanya,
di tiap klakson, ada degup ragu.
Kau seperti lalu lintas malam itu,
padat, bising, menjebak,
tapi selalu membuatku menoleh lagi.
Dan di tengah hiruk pikuk Suhat
aku masih menyisakan ruang,
untuk sekadar bertanya,
“arahmu sebenarnya ke mana?”
(Visited 49 times, 1 visits today)




