Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Kala Itu, Sepi Baginya

Oleh: Aji Putra R*

Ini ketika malam yang amat bising

Ini ketika orang lain gurau hingga berisik

Ini ketika dia hanya menyepi tanpa bisik

Di perempatan jalan

Cahaya lampu terang menyorotnya

Tapi dia bukan pemeran utama kala itu

Jadi mungkin tak terasa baginya

Bayangannya terlalu egois melindunginya

Untuk dia yang butuh di genggam

Duduk terdiam, tangan menutupi wajah

Emosi yang suram sembunyi tenang

Pakaian hitam menjadi teman berharga

Orang-orang pun sadar ini sepi baginya

*)PENULIS MERUPAKAN MAHASISWA HUBUNGAN INTERNASIONAL ANGKATAN 2018 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA. SAAT INI AKTIF SEBAGAI ANGGOTA DIVISI MARKOM LPM PERSPEKTIF

(Visited 50 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts