Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Pesan Ibu

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Oleh : Agustina Rosianawati*

 

Pagi ini aku menelpon ibuku

Menceritakan apa yang baru saja terjadi padaku

Ku utarakan semuanya, satu demi satu

Ibu mendengarkan dengan seksama

Segala resah dan kesah anak semata wayangnya

 

Ibu tak banyak bicara saat itu

Hanya setia mendengarkan keluhku

Tapi ada petuah dari ibu

Yang selalu menancap dikepalaku

“Semangat melepas. Tak perlu lekas-lekas. Kau masih harus temukan ikhlas”

 

Benar sekali

Ibu itu pemilik pelukan terhangat penghapus segala lara

Tempat aku berpulang menumpahkan segala asa dan rasa

Aku belajar bagaimana mencintai paling tabah darinya

Aku belajar apa itu ketulusan juga darinya

Aku belajar bagaimana bisa terus memaafkan meski lelah darinya

 

Tapi aku lupa

Hatiku tak ada seujung kuku dari hatinya

Urusan mencintai, aku selalu menuntut balasan

Untuk sekedar memaafkan, aku punya limit kesabaran yang sedikit

Aku jauh dari sepertimu, Ibu

Mencoba sekuat apapun, kasihku hanya sepanjang galah

Sedang cintamu ada di setiap ku mengambil langkah

 

PENULIS MERUPAKAN MAHASISWI  pSIKOLOGI UnIVERSITAS BRAWIJAYA ANGKATAN 2015.  ANGGOTA DIVISI PSDM LPM PERSPEKTIF.

(Visited 221 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts