Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

PKKMU Kerap Timbulkan Kemacetan, Antisipasi Baru Dimunculkan

PADAT - Maba UB terlihat memadati jalan Veteran ketika kepulangan dari kegiatan PKK MU hari pertama, Selasa (30/8). (Ade/PERSPEKTIF)

 

Malang, PERSPEKTIF – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas (PK2MU) Brawijaya sebagai kegiatan rutin tahunan, kali ini dilaksanakan pada Selasaini (28/8). Dengan jumlahmahasiswa baru (maba) S1 yang mencapai 12.882,berkaca pada tahun-tahun sebelumnya,diprediksiakanmenimbulkankecametan di beberapatitik di UB ketikapemulangannya.Benarsaja, sepengamatanawakPERSPEKTIF, mabaterlihatrelatifpadat di titikpenjemputan di jalan Veteran danPanjaitan.

Beberapamasyarakat pun mengeluhakanhalini.Salah satu keluhandatangdari warga jalan MT Haryono,Satriyanto. Ia merasa sedikit kecewa atas kemacetan jalan yang diakibatkan oleh mahasiswa baru (maba) usai berakhirnya acara. Namun disisi lain ia mencoba memaklumi. “Acara inikanagenda tahunan, sekali setahun, sebagai masyarakat kita harus mencoba maklum,”ujar pria berusia 53 tahun tersebut.

Selain itu, menurutnya pihak Polisi Lalu Lintas (Polantas) sudah sigap dalam mengatasi hal tersebut dan berharap tahun ini kemacetan akibat acara tersebut tidak terulang lagi. “Pihak polisi saya rasa sudah maksimal menangani hal ini cumanakses jalanmemang saya lihat kurang memadai.Harapannya tahun inilalu lintas bisa diatur lebih baik lagi,”tutupnya.

Untuk mengatasi kemacetan yang dikhawatirkan itu, Akbaruddin selaku Ketua Pelaksana Rangkaian Acara Jelajah Almamater Brawijaya (Raja Brawijaya 2016) mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Markas Komando (Mako) UB dan Polantas.

Prijanto Fermanto selaku Komandan Mako UB menjelaskan pada tahun ini pihak keamanan UB telah bekerjasama dengan personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polantas untuk mengamankan dan mengatur kelancaran lalu lintas disekitar UB.“Karena keterbatasan personil dan kita tidak memiliki kewenangan mengatur lalu lintas diluar kampus, maka kita bekerjasama dengan TNI dan Polantas yang kurang lebih berjumlah 70 personil,”ungkapPrijanto.

SementaradariPihak Mako, 60 personil diterjunkanuntuk mengatur mobilisasi maba keluar kampus atau mengarahkan ke tempat pejemputan yang telah disediakan sebagai bentuk antisipasi baru. “Sebagai upaya tambahan mengatasi kemacetan, kami memanfaatkan tempat-tempat seperti bekas gedung Polinema, sebelah bank BNI Veteran dan gerbang Panjaitan,” Tambah Prijanto.

Kepala Unit Lalu Lintas, Mochammad Sohib menjelaskan bahwa anggota Polantas sudah di-ploting dimasing-masing penggal jalan untuk kelancaran arus pada saat kepulangan maba. Terutama didaerah yang diperkirakan rawan kemacetan. “Kami memfokuskan pada beberapa titik seperti di depan Universitas Institut Teknologi Nasional Malang, jembatan Sukarno Hatta Malang dan disetiap pintu keluar UB,” jelasnya.(igt/fam)

(Visited 161 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts