Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Adakan Kuliah Tamu, HI Datangkan Dubes Jerman

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp
Malang, PERSPEKTIF – Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), pada hari Senin (8/12) mengadakan kuliah tamu di Aula FISIP lantai tujuh Gedung Prof. Yogi Sugito. Tak tanggung-tanggung, HI  mendatangkan Duta Besar (Dubes) Jerman atas Indonesia,David Gudisch sebagai pembicara dalam kuliah tamu yang mengangkaat tema German Foreign Policy and European Union.

Menurut Rizky Rahadito, salah satu panitia kuliah tamu, acara yang sudah dimulai sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat itu, dikhususkan untuk mahasiswa HI dalam rangka menaikkan akreditasi HI. “Juga untuk mengaktifkan jiwa-jiwa kritis mahasiswa terhadap isu-isu internasional yang saat ini terjadi,” tambahnya.

Acara yang diharapkan dapat diadakan berkala ini, menyedot banyak atensi dari mahasiswa HI. Tak kurang dari 77 mahasiswa HI turut berpartisipasi di kuliah tamu yang berakhir sekitar pukul 12.00WIB.”Tadi sempat ada orang yang yang ingin masuk tapi kami tolak karena kuota sudah mencukupi,” ujar Rizky.

Selain dari kuota, antusias mahasiswa HIterlihat ketika mereka banyak mengajukanpertanyaan kepada Dubes yang menjabat hingga 2017 tersebut.Sangat menyenangkan berbincang dengan mahasiswa karenabanyak pertanyaan menarik yang muncul,”  ujar David dalam bahasa Inggris.

David yang direncanakan akan mengunjungi Omah Munir di Batu setelah acara usai tersebut, mengatakan perbedaan budaya di Indonesia tidak menjadi hambatan dalam berinteraksi. Walaupun ada perbedaan budaya antara Indonesia dan Jerman, namun hal itu tidak menghalangi hubungan baik antar kedua negara. Ia juga mengatakan bahawa sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia merupakan rekan yang penting bagi Jerman. (ade)
(Visited 60 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beda

Iklan

E-Paper

Popular Posts