Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Redam Polusi Suara di Dalam Gedung, FISIP Siapkan Gazebo dan Wifi Outdoor

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Malang, PERSPEKTIFFitria Oktarini Kurniawati, Pejabat Bagian Pengadaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), menyatakan, sejak tanggal 31 Oktober 2016, FISIP telah melakukan beberapa pembangunan, seperti Gedung untuk Lembaga Semi Otonom, Gazebo, dan pengecatan gedung A dan B FISIP.

Mengenai pembangunan gazebo, Fitria menuturkan, bahwa hal itu dilakukan untuk mengurangi polusi suara yang saat ini terpusat di dalam gedung FISIP. Maka dengan adanya gazebo dapat meminimalisir polusi suara yang terjadi.

“Waktu jalan-jalan dengan dekan Unti, itu sangat crowded. Ini kok di gedung B banyak teman-teman mahasiswa selonjoran, jualan-jualan apalah itu. Ke depannya, disitu tidak boleh lagi dan itu yang mau kita fasilitasi, dengan adanya gazebo, kemudian nanti kita kasih wifi dan itu sudah kita anggarkan tahun 2017,” ujarnya, pada (10/10)

Henov Resky, mahasiswa Ilmu Komunikasi, mengungkapkan bahwa ada banyak kerumunan di beberapa titik gedung FISIP, seperti kantin, musholla, lorong-lorong kelas.

“Sebenarnya sangat terganggu. Jadi  menurut saya kalau kita ingin mengurangi polusi suara di fisip, sistem pembangunannya ruang publik. Jadi aktivitas-aktivitas yang berpotensi menghasilkan suara itu didorong keluar gedung,” kata Henov, pada (11/10)

Menanggapi hal tersebut, Fitri, menerangkan, bahwa, tim dari bagian pengadaan dan bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), berencana akan memasang wifi di luar gedung, untuk meminimalisir penggunaan di dalam gedung.

Kita sudah ada Gazebo baru, kita insyaallah dalam tahun ini akan sediakan wifi outdoor. Tujuannya seperti yang dikampanyekan teman-teman, jangan noisy di ruangan, selama ini noisy banget karena mereka menggunakan wifi di situ,” terang Fitria.

Fravista Ayu Detia, mahasiswi Hubungan Internasional, mengungkapkan bahwa dengan bertambahnya kapasitas pengadaan wifi, itu akan memudahkan mahasiswa untuk mengunduh literatur sebagai bahan perkuliahan.

“Alangkah baiknya pengadaan FISIP memperbaiki atau menambah jumlah kapasitas wifi untuk memudahkan mahasiswa mengunduh berbagai literatur yang dibutuhkan. Itu penting,” ucapnya

Untuk anggarannya sendiri Fitria berharap akan adanya sisa dari dana pagu FISIP. “Kenapa saya bilang semoga ada pagunya, itu karena kita sedang membangun gedung di sebelah (Gedung C) yang tahap dua, tahap satu sudah selesai. Ada empat tahap, Februari kita mulai lagi pembangunan itu, kita anggarkan 25 milyar,” ungkapnya, pada (17/1)

Dari sisa dana pagu tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di FISIP. “Misalkan ada sisa pagu bisa kita buat perbaikan kelas, wifi, penambahan apa lagi gitu untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Semoga ada sisanya banyak, biar operasionalnya lebih bagus,” pungkasnya (elas/lta)

(Visited 193 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts