Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Tahun Ini, Maba UB Turun

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Malang, PERSPEKTIF – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK MABA) telah dimulai dengan adanya opening ceremony pada selasa (30/8) pagi ini. Hal tersebut menandakan diterimanya mahasiswa baru (maba) secara resmi menjadi bagian dari Universitas Brawijaya (UB). Dibandingkan tahun 2015 lalu, maba yang diterima di UB relatif turun sedikit.

“Berdasarkan data pada tanggal 27 Agustus setelah penutupan yang melakukan daftar ulang 12.056 mahasiswa untuk S1 dan Vokasi 771. Untuk mengetahui data detail dari setiap seleksi menunggu akhir tahun ketika pembuatan laporan,” jelas Pranatalia Kasubag Kearsipan dan Humas, pada Jumat (26/8) lalu. Jika dikalkulasikan, maka jumlah maba tahun ini mencapai 12.827. Sedangkan tahun lalu UB menerima 12.492 mahasiswa S1 dan 803 mahasiswa Program Vokasi, dengan total 13.295 mahasiswa. Selisih 803.

“Kuota yang kita tetapkan di depan pada saat sebelum penerimaan total nya sebanyak 12.600 mahasiswa,jumlah tersebut dibagi menjadi tiga kategori yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) sebesar 40%,Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebesar 30%,dan seleksi mandiri 30%,” ungkap Kusmartono selaku Wakil Rektor 1 bidang akademik.

Menanggapi hal tersebut dia menambahakan, bahwa dari tiga seleksi SNMPTN dan SBMPTN tingkat prosentase mahasiswa baru yang daftar ulang cukup tinggi, hampir mencapai 92%.

Pada awal tahun akademik 2015-2016 UB mencanangkan akan menurunkun kuota mahasiswa baru pada tahun 2016. Namun kenyataannya, UB tetap menetapkan kuota seperti tahun kemarin. Hanya saja ketika jumlah pasti maba yang daftar ulang diketahui, angkanya menurun.

Penurunan jumlah maba hanya dialami beberapa fakultas saja. “Beberapa yang diturunkan oleh pak rektor, hanya fakultas tertentu seperti fakultas peternakan, mipa, pertanian,teknologi pertanian, sedangkan fakultas ilmu komputer justru naik,” terang Kusmartono. Ia juga menambahkan dengan besarnya jumlah mahasiswa yang ada maka pembangunan kampus Dieng digunakan untuk beberapa perkuliahan seperti Mata Kuliah Umum (MKU) meliputi Bahasa Inggris, Kewarganegaraan dan juga Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang bertujuan untuk mengurangi kepadatan di kampus UB di jalan Veteran.

Tahun ini UB menempati peringkat kedua sebagai pendaftar terbanyak setelah Universitas Padjajaran (UNPAD) dengan jumlah mencapai 200.000 peserta. Jumlah pendaftar yang besar tidak sebanding dengan kuota yang ditetapkan. (ttm/wur/ade)

(Visited 201 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts