Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Kuota Maba UB 2016 Turun

Malang, PERSPEKTIF – Kuota penerimaan mahasiswa baru (maba) Universitas Brawijaya (UB) tahun 2016 dipastikan menurun. Namun, penurunan jumlah kuota tersebut tidak signifikan. Tahun ini UB hanya menerima 12.282 mahasiswa, hanya turun 210 dibandingkan tahun lalu.

 “Secara keseluruhan tahun lalu kita punya kuota 12.492, tetapi untuk tahun ini kita turunkan 210 mahasiswa untuk kategori Strata 1(S1) sehingga jumlahnya adalah 12.282,” jelas Kepala UPT Informasi dan Kehumasan UB Anang Sudjoko.

“Jumlah itu sudah mencerminkan porsi yang proporsional antara dosen dan mahasiswa kemudian infrastruktur yang ada, tapi yang perlu kita perhatikan disini adalah pengurangan itu tidak serta merta dilakukan tiba-tiba,” tambahnya.

Anang memaparkan usulan pengurangan kuota tersebut merupakan usulan dari bawah dari program studi kemudian fakultas lalu diusulkan ke rektor  dan disampaikan secara nasional. Menurutnya, penurunan kuota bertujuan meningkatkan kualitas akademik.

Menanggapi hal ini, mahasiswa Ilmu Politik Aprilliya Susanti mengatakan kuota yang berlebih hanya membuat kegiatan perkuliahan tidak kondusif. Ia mencontohkan rata-rata jumlah mahasiswa dikelas mencapai 50 mahasiswa. “Sebenarnya sangat kurang kalau penurunan kuota hanya 210 mahasiswa,” ujarnya.

Di sisi lain, penurunan kuota maba justru dibarengi pembukaan tiga program studi (prodi) baru. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Rektor (WR) I UB Agus Martono. “Tiga prodi baru yang dibuka adalah Teknik Bioproses di Fakultas Teknologi Pertanian, kemudian Kewirausahaan serta Teknik Komputer,” jelas Agus.

Sementara itu, staf Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Muhammad Irfan Rifat mengatakan sudah ada informasi bahwa FEB bakal memiliki prodi baru. “Menanggapi pembukaan prodi Kewirausahaan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sendiri mendukung karena itu salah satu bentuk pengembangan dari slogan UB  yaitu Entrepreneur University,” ujar Irfan.

“Sebelumnya juga sudah ada sosialisasi dari pihak fakultas dan fakultas telah melakukan peresmian pembukaan prodi Kewirausahaan,” pungkasnya. (ttm/wur)

(Visited 300 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts