Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Coban Rais Jadi Saksi Diklat II Kompas

IMG-20151207-WA0002

Malang, PERSPEKTIF Lembaga Semi Otonom (LSO) Kompas yang bergerak dalam kegiatan pecinta alam melaksanakan diklat II pada (5/12) di Coban Rais Kota Batu. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan penerimaan keanggotaan baru LSO Kompas.

“Diklat II merupakan diklat pemantapan. Kelanjutan dari diklat I dan merupakan final dari rangkaian penerimaan anggota LSO Kompas,” ujar Indra Saputra salah satu peserta Diklat II LSO Kompas.

Kegiatan dimulai dengan berjalan kaki dari FISIP UB ke Coban Rais yang berjarak kurang lebih 30 kilometer. Rangkaian selanjutnya adalah pembuatan bifak atau tenda dari ponco (jas hujan, red) dan dilanjutkan dengan materi tentang bagaimana cara untuk survive di hutan. Salah satu kegiatan praktik dalam materi adalah membuat api dari kayu dan memakan tumbuh-tumbuhan hutan yang bisa di makan.

Kegiatan berjalan kaki dari FISIP UB ke Coban Rais dimulai pada jam 07.30-20.00 WIB. Selama perjalanan, terdapat 3 pos untuk beristirahat. Namun, istirahat sebenarnya bisa dilakukan kapan saja jika ada peserta yang kelelahan. Diklat II LSO Kompas diikuti oleh 15 peserta.

“Peserta terdiri dari program studi Ilmu Pemerintahan 4 orang, Ilmu Politik 2 orang, Psikologi 3 orang, jurusan Ilmu Komunikasi 3 orang dan Sosiologi 3 orang,” tutur Nanang Dwi Irawan sebagai salah satu peserta Diklat II dari Program Studi Ilmu Pemerintahan. Saat acara selesai pada (6/12) peserta tidak lagi berjalan kaki kembali ke FISIP UB namun menaiki truk. (Iww)

(Visited 94 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts