Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Peningkatan Kapasitas Bioskop Sebabkan Kelalaian Prokes

Potret keramaian pengunjung bioskop (Dokumentasi Pribadi/Hashifah)
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Jakarta Timur, PERSPEKTIF – Pemerintah DKI Jakarta telah meningkatkan kapasitas penonton bioskop menjadi 75%. Hal ini sehubungan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang turun ke level 2 pada bulan Maret lalu dan  Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2022. Sebelumnya, kapasitas penonton bioskop hanya terisi 70%. 

Penambahan kapasitas bioskop ini menyebabkan antusiasme pengunjung kian meledak. Alhasil, banyak pengunjung yang tidak menaati Protokol Kesehatan (Prokes) yang sudah ditetapkan. 

Fitra Tazqia, salah satu pengunjung bioskop XXI Arion Mall Jakarta Timur, memberi tanggapan mengenai penambahan kapasitas bioskop. 

“Dengan adanya penambahan kapasitas bioskop, berarti kan pandemi sudah berlangsung pulih ya, artinya orang-orang sudah bisa berkegiatan seperti biasa lagi. Terus bisa nonton lebih bebas, tidak seperti sebelumnya yang ada pembatasan,” ujarnya (7/5).

“Saya sih seneng banget ya, karena kemarin karena adanya pandemi jadi terbatas. Buat ke bioskop terlalu banyak aturan, jadi lebih sulit. Nah karena adanya penambahan kapasitas sama kelonggaran, jadi mau ke bioskop kapanpun yang saya mau jadi bisa, lebih gampang saja,” lanjut Fitra.

Eka Ayu, pengunjung bioskop XXI Arion Mall, menyoroti tentang penerapan Prokes yang diberlakukan pihak bioskop. Masih banyak pengunjung yang abai akan prokes yang ditetapkan. Meskipun pihak bioskop telah mengingatkan pada pengunjung melalui official account mengenai syarat dan ketentuan untuk berkunjung ke bioskop. Aturan yang berlaku adalah status hijau pada PeduliLindungi, mewajibkan pendampingan orang tua untuk anak kurang dari 12 tahun, dan bukti vaksinasi minimal dosis pertama khusus untuk anak berusia 6-12 tahun.  

“Kalau Prokes yang ditetapkan gak seketat kemarin, sekarang sudah lebih longgar, kan kasus Covid sudah turun ya. Kalau dalam menjalani Prokesnya dari penonton menurut saya udah pada capek dengan aturan, jadi ya gitu, ga terlalu merhatiin Prokes,” terang Eka (7/5). 

Ia kemudian menyampaikan keluhan terkait suasana bioskop yang tidak kondusif dan tertib sehingga mempersulit kerja petugas. 

“Keluhannya kurang tertib saja sih, petugasnya jadi sibuk banget kurang bisa ngatur jadinya,” ujar Eka di akhir wawancara. (af/dhs)

(Visited 77 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts