Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Tahun Ini FISIP Kurangi Kuota Maba S1

 

Malang, PERSPEKTIF – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) akan menurunkan kuota penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Menurut penuturan Siti Kholifah, Wakil Dekan I FISIP UB, menyatakan bahwa memang ada penurunan kuota mahasiswa baru Strata-1 (S1).

“Kita turunnya itu cuma 200an. Kalau yang Universitas dari 12.000 menjadi 10.000 kalau kita (FISIP) antara 800 sampai 900an. Jadi turunnya itu nggak drastis banget ya nggak beranilah kita juga. Kemarin sebelumnya itu kita 1100an gitu. Nanti coba saya cek dulu, tapi kita itu turunnya memang gak drastis banget,” ujarnya.

Berbeda dengan pernyataan Siti Kholifah, Unti Ludigdo, Dekan FISIP UB, menyatakan bahwa kuota mahasiswa baru S1 diturunkan menjadi 750. “Itu pertimbangan dari rektorat sendiri setelah melihat FISIP secara keseluruhan. Dekan tidak mengajukan sejumlah penurunan seperti itu, tetapi universitas memang mempunyai pertimbangan yang lain jadi ya begitu,” jelasnya.

Penurunan kuota mahasiswa baru S1 tersebut menurut Siti Kholifah, menimbang bahwa UB masih merupakan universitas berbasis learning university yang ingin melangkah menjadi universitas berbasis research university.

Siti Kholifah menyatakan bahwa FISIP seharusnya tidak bertumpu pada mahasiswa S1 saja, melainkan juga memperbanyak mahasiswa S2 dan S3. “Kita harus menggenjot untuk yang pasca karena kalau kemudian kita bertumpu di S1 saja, ya gak maju negara ini.” ujarnya.

Siti Kholifah menambahkan bahwa ini merupakan salah satu cara untuk melangkah dari teaching university menuju research university. “Research university itu bagaimana kita membuat research yang bisa digunakan untuk kebijakan, research yang menjual, research yang bisa untuk mengembangkan produk-produk perusahaan dan lain-lain.” sambungnya.(rkd/far/lta)

(Visited 187 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts