Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Ada Fitur Hands Up di PEMIRA UB

Ilustrasi. (PERSPEKTIF/Ad)

Ilustrasi. (PERSPEKTIF/Ad)

Malang, PERSPEKTIF –  Rangkaian Pemilihan Mahasiswa Raya (PEMIRA) Universitas Brawijaya (UB) 2016 telah berjalan. Jumat (11/11), di Gedung Widyaloka UB, panitia PEMIRA UB 2016 melakukan sosialisasi penggunaan sistem pemilihan elektronik atau E-Vote. Menariknya, dalam E-Vote PEMIRA UB kali ini menyertakan fitur hands up, atau tidak memilih salah satu calon.

“Tahun ini ada fitur hands up di aplikasinya. Diperkenan untuk tidak memilih calon, dan kedatangannya hanya akan dicatat sebagai partisipasi mahasiswa,” ujar Sofyan Arif Setiabudi, operator server E-Vote.

Lebih lanjut, Sofyan menerangkan bahwa mahasiswa juga diperkenankan untuk tidak memilih sama sekali, atau golput. Sehingga, sekalipun datang ke TPS dan bilik suara, hanya tercatat bahwa dia berpartisipasi. Hal ini menurutnya cukup mengkhawatirkan, bahwa nantinya akan banyak sekali golput, selain dihadapkan pada kehawatiran server yang buruk. Meski demikian, ia lebih menyarankan pemilih memilih salah satu calon.

Sosialisasi itu dibuka oleh Slamet Wahyudi, Ketua Pelaksana dari dosen UB. Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Teknik UB itu mengungkapkan ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas penggunaan sistem ini. Senada dengan Slamet, mengatakan peningkatan kualitas dan kuantitas disampaikan langsung oleh Rektor UB.

Ia menambahkan, berkaca dari pengalaman sebelumnya banyak sekali kekurangan dan masalah yang ada dalam pelaksanaannya. Namun, tutur Sofyan, panitia sudah mencoba memperbaiki dan melakukan beberapa perubahan agar E-Vote tahun ini berjalan dengan lancar. Ia mencontohkan, masalah itu bisa berupa server yang buruk.

“Masalah tersebut akan kita perbaiki perlahan-lahan, tahap demi tahap, perbaikan itu akan selalu ada selamanya,” ujarnya.

Di hari pemilihan, 23 November 2016, panitia akan menyiapkan tiga tempat pemungutan suara (TPS), yakni di UB, di UB Kediri, dan di Rumah Sakit Syaiful Anwar. Hal itu, kata Sofyan, akan mempermudah mahasiswa mencari TPS terdekat.

Melalui E-Vote ini, terdapat 3 tahapan yang dilakukan, yaitu: verifikasi, validasi dan partisipasi. Pada tahap Verifikasi yaitu untuk memastikan bahwa si pemilih ini adalah seorang mahasiswa terdaftar aktif Universitas Brawijaya, Validasi adalah proses pengecekan data yang kemudian akan dirubah statusnya menjadi Partisipasi. (adk/fzi/rip)

(Visited 370 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts