Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Final Storytelling, FISIP Raih Juara Ketiga

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp




FINAL – Salah satu peserta storytelling sedang berakting di depan juri (23/09/2014) saat final di lantai 1 Rektorat Universitas Brawijaya.



Malang, PERSPEKTIF– FISIP berhasil merebut juara ketiga pada lomba storytelling, salah satu cabang yang dilombakan dalam Olimpiade Brawijaya (OB) 2014. FISIP yang diwakili oleh Ni Made Wulandari, mahasiswi Hubungan Internasional 2013, mendapatkan perunggu setelah bersaing dengan 18 peserta lain pada lomba yang berlangsung sejak tanggal 22- 23 september 2014.
 Tahun ini FISIP memang menargetkan kemenangan pada perlombaan individual sebagai strategi raih kembali juara umum dalam OB 2014.
 “Untuk menentukan juara satu, dua dan tiga tidak ada kesulitan karena sangat terlihat perbedaannya,” ujar Balgis, salah satu juri yang juga merupakan mahasiswi Ilmu Komunikasi 2011.
Peringkat pertama dan kedua cabang lomba storytelling, masing- masing diraih oleh Fadiah Nirmala dan Hafid Wahyu, mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian. Menurut juri, kriteria penilaian dalam lomba tersebut antara lain tingkat kepercayadiri peserta, grammar, dan gesture.
“Terus yang paling penting adalah bagaimana peserta dapat membuat penonton mengerti cerita yang disampaikan peserta dari awal sampai akhir,” tutur Balgis saat ditanya perihal kriteria penilaian juri.
Pada hari pertama, dari 18 peserta yang tampil hanya dipilih sejumlah tujuh orang untuk untuk memperebutkan juara satu, dua, dan tiga pada hari kedua. Sejumlah tujuh peserta yang melenggang pada hari kedua merupakan perwakilan dari FISIP, FTP, FP, FMIPA, dan FIA. Masing-masing peserta harus mempersiapkan karangan pribadi untuk ditampilkan dengan durasi tampil maksimal delapan menit.
Rhesa Victor, Koordinator Lomba English Debate mengatakan tujuan dilakukannya lomba ini adalah untuk menjaring mahasiwa UB yang memiliki kemampuan baik dalam bidang storytelling.
 “UB ini kan banyak sekali mahasiswanya, kita ingin mencari tahu bibit-bibit unggul yang ada di tiap Fakultas dengan harapan mereka dapat ikut ke ajang yang lebih bergengsi, seperti mengikuti debat di tingkat nasional dengan membawa nama UB,” jelas Rhesa. (mys)
(Visited 108 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts