Lompat ke konten

1000 Kehidupan 

Ilustrator - Puri Rahayu
Oleh: Ryenk Retno*

Kau sudah tak pernah lagi mampir kemari.
Seminggu, dua minggu, dan kemudian hampir setahun lamanya.
Pohon bunga Bougenville di halaman kosku mulai berguguran.
Kali terakhir ia gugur, kau tengah duduk di bawahnya bersamaku.
Kita pernah menjadi tanah yang subur oleh unsur hara.
Kini, kita tak lebihnya tanah gersang yang tak bernyawa.

Aku setengah mati mencoba merayap menuju tempat yang penuh penghidupan. Kekeringan kejam ini telah melanda berbulan-bulan lamanya.
Namun, bahkan setelah mata air berhasil mencapai ujung tenggorokanku, tak kunjung kudapatkan nyawaku kembali.
Entah ia tengah mengembara menjadi musafir di sisi dunia yang lain,
atau ia telah lama mati bersama ketiadaanmu.

Dan apabila 1000 kehidupan aku jalani kembali,
apakah di salah satunya akan aku jumpai setengah nyawaku kembali?

(Visited 10 times, 10 visits today)
*) Penulis merupakan mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023. Ini puisi pertamanya setelah hampir satu tahun terakhir kali menulis puisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts

Apa yang kamu cari?