Malang, PERSPEKTIF – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) Universitas Brawijaya (UB) pada tanggal 19 November 2025, panitia Pemira UB memastikan seluruh persiapan teknis untuk pelaksanaan Pemira telah mencapai tingkat kesiapan penuh. Beberapa evaluasi dari pelaksanaan Pemira tahun sebelumnya telah dilakukan untuk mencapai hasil maksimal.
Pada pemilihan tahun ini, Pemira UB menerapkan dua sistem pemungutan suara seperti pemilihan tahun sebelumnya. Sistem pemungutan suara akan dilakukan melalui Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah disiapkan di setiap fakultas dan secara e-voting melalui laman resmi Pemira yang dapat diakses melalui akun email UB dan Edu-VPN.
Nur Aini, salah satu panitia koordinator acara Pemilwa, mengungkapkan bahwa masing-masing sistem memiliki kendala tersendiri. Pada sistem TPS, kendala utama terletak pada jadwal pelaksanaan yang bertepatan dengan jam perkuliahan, sedangkan pada sistem e-voting, terdapat potensi kendala teknis seperti perangkat yang tidak mendukung.
“Kurangnya dari TPS mungkin karena kami melakukan pemilihan di hari perkuliahan yang dimana setiap mahasiswa memiliki jam berbeda dan mungkin kekurangan dari e-voting adalah kendala error atau dari device, tetapi kami sudah antisipasi dengan memperbanyak jumlah device per fakultas dan menyiapkan volunteer untuk membantu menggantikan device”, papar Nur Aini.
Terkait aspek keamanan dan kerahasiaan suara, Nur Aini mengemukakan bahwa panitia Pemilwa telah menggarisbawahi mengenai visi transparansi nilai. Terdapat juga upaya penguatan mekanisme pengawasan melalui transparansi nilai yang ditayangkan secara langsung lewat YouTube serta prosedur keamanan oleh Direktorat Teknologi Informasi (DTI).
“Kami dari sudah awal meng-highlight bahwa visi-visi kita itu transparansi nilai. Sekarang sudah muncul, sudah dilaksanakan di siaran live streaming di YouTube untuk transparansi nilai. Kemudian untuk keamanan sudah diatur sedemikian rupa sama DTI karena kemarin kita sudah melakukan simulasi”, jelas Nur Aini.
Dari sisi logistik, panitia menyatakan kesiapan acara telah mencapai seratus persen, ditunjang oleh pelaksanaan gladi, sosialisasi teknis, serta koordinasi di setiap fakultas. Relawan di setiap TPS juga sudah dipersiapkan dengan pengetahuan teknis untuk menghadapi potensi kendala selama pemungutan suara.
(epb, ysf, fdn, mag)




