Lompat ke konten

Masa Tenang PEMIRA UB 2025 Diwarnai Pelanggaran Ringan, Panitia Pastikan Integritas Terjaga

Sumber: Tangkap layar akun instagram PEMIRA

Malang, PERSPEKTIF Memasuki masa tenang Pemilihan Mahasiswa Raya (PEMIRA) Universitas Brawijaya (UB) 2025, Panitia Pelaksana dan Panitia Pengawas (PANAS) mencatat adanya sejumlah pelanggaran ringan. Kendati demikian, panitia memastikan mekanisme penindakan telah berjalan dan integritas pemilihan tetap terjaga.

Wakil Ketua Pelaksana PEMIRA 2025, Eva Marianty, bersama Panitia Koordinator Acara, Nur Aini, mengonfirmasi bahwa pelanggaran yang mendominasi adalah keterlambatan penghapusan atribut kampanye di media sosial.

“Pelanggaran yang sering muncul adalah unggahan kampanye berbentuk Instagram Story yang tidak segera dihapus. Seharusnya sudah turun dalam 24 jam atau saat masa tenang dimulai, tetapi masih terlihat,” jelas Eva.

Menurut panitia, insiden ini mayoritas disebabkan oleh faktor kelalaian peserta (human error) dan padatnya lini masa (timeline) tahapan PEMIRA, bukan unsur kesengajaan untuk mencurangi proses pemilihan.

Guna meminimalisasi kejadian serupa, panitia sebenarnya telah menerapkan langkah preventif. Edukasi aturan kampanye, pengingat batas waktu melalui media sosial, hingga pemantauan rutin oleh humas telah dilakukan secara intensif.

“Kami menegaskan bahwa pelanggaran yang muncul murni kekeliruan teknis yang segera kami tindak dan minta untuk diperbaiki oleh peserta,” tambah perwakilan panitia.

Panita menjelaskan terkait penegakan aturan, seluruh temuan dugaan pelanggaran kini ditangani langsung oleh PANAS. Sebagai lembaga berwenang, PANAS memproses setiap laporan masuk melalui jalur resmi sesuai prosedur yang berlaku, guna memastikan PEMIRA UB 2025 berjalan adil dan transparan.

(ra, chi, rnz)

(Visited 39 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts

Apa yang kamu cari?