Lompat ke konten

Mengenang Himmel Sang Pahlawan dalam Ingatan Frieren: Resensi Anime Sousou no Frieren

(Sumber: YouTube Crunchyroll)
Oleh: Muthia Fakhira Thirafi*

Sousou no Frieren (葬送のフリーレン) atau Frieren: Beyond Journey’s End yang dikenal juga dengan judul Frieren: After “The End” adalah seri manga yang ditulis oleh Kanehito Yamada dan diilustrasikan oleh Tsukasa Abe. Manga ini terbit pertama kali pada April 2020 lalu diadaptasi menjadi seri anime yang diproduksi oleh Madhouse pada September 2023. Manga Sousou no Frieren sendiri mendapat penghargaan Manga Taisho ke-14 pada tahun 2021, sedangkan anime Sousou no Frieren mendapat penghargaan Best Work TV Series di Tokyo Anime Award Festival 2025.

Empat Pahlawan

Kisah ini dimulai dari kembalinya empat pahlawan ke ibu kota kerajaan yang membawa kemenangan karena berhasil mengalahkan Raja Iblis. Empat pahlawan tersebut adalah Himmel sang pahlawan; Frieren sang penyihir; Heiter sang pendeta; dan Eisen sang prajurit. Ketika mereka pulang ke ibu kota, mereka disambut meriah oleh rakyat. Tak hanya itu, mereka juga disambut dengan fenomena hujan meteor yang hanya ada 50 tahun sekali. Frieren tidak mengerti mengapa teman-temannya begitu terkesima melihat hujan meteor saat itu. Ia pun berkata akan mengajak teman-temannya menyaksikan hujan meteor di tempat yang lebih indah 50 tahun lagi. Teman-teman Frieren hanya tertawa karena Frieren, yang merupakan seorang elf, tampaknya tidak mengerti perbedaan umur antara manusia dan elf

Setelah mereka berhasil mengalahkan Raja Iblis, dunia kembali tenang. Pahlawan pun memutuskan untuk kembali ke kehidupan masing-masing. Frieren berpamitan kepada teman-temannya karena ingin melakukan perjalanan sendiri untuk mengumpulkan sihir. Frieren berjanji akan kembali 50 tahun yang akan datang untuk membawa teman-temannya melihat hujan meteor. Sesuai dengan janji Frieren, ia kembali ke ibu kota 50 tahun kemudian untuk menjemput teman-temannya melihat hujan meteor. Frieren bertemu Himmel yang menyusut menjadi kecil karena sudah tua, Heiter yang masih suka minum minuman keras, dan Eisen yang tetap sama. Mereka pun melakukan perjalanan untuk melihat hujan meteor di tempat rekomendasi Frieren. Tak lama setelah hari di mana mereka melihat hujan meteor bersama, Himmel pun menutup usia.

Sousou no Frieren memiliki cerita yang santai, tidak memiliki plot yang rumit, tetapi tetap memiliki adegan aksi fantasi di dalamnya. Jika dilihat dari segi sinematik, Sousou no Frieren dikemas dalam gaya, animasi, suara, lagu, dan coloring yang tepat sehingga membuat cerita lebih hidup dan berwarna. Selain itu, cerita ini juga memiliki banyak pelajaran yang dapat diambil dan diterapkan ke dalam kehidupan seperti belajar untuk menghargai orang lain, belajar memanfaatkan waktu dengan baik, tidak mudah menyerah, dan masih banyak lagi. Hampir di setiap episode memiliki pesan tersendiri. Namun, Cerita ini memiliki alur yang lambat. Terdapat banyak adegan kilas balik karena di setiap perjalanan yang Frieren lalui, ia akan mengingat masa lalu bersama Himmel. Walau demikian, cerita tetap mengalir dengan rapi meski memiliki banyak adegan kilas balik dan alur yang lambat.
Anime Sousou no Frieren mendapatkan rating 9,30 dari 635.442 user di MAL (My Anime List) yang menjadikan rating anime tertinggi di MAL (diakses pada 12 April 2025). Tentunya hal ini menjadi perdebatan di kalangan penonton karena setiap penonton memiliki selera dan pandangan yang berbeda terhadap suatu cerita. Namun, pendapat dari penulis pribadi jika pembaca suka cerita dengan alur lambat dan santai, fokus pada pengembangan karakter, cerita dengan selipan petuah hidup, atau genre slice of life maka penulis merekomendasikan untuk menonton Sousou no Frieren.

(Visited 61 times, 1 visits today)
*) Mahasiswi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya angkatan 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts

Apa yang kamu cari?