sastra indonesia

Obsesiku memanggilnya bintang Terlihat terang Tenang  Mengambil atensi semua pandang Si bintang bersama sinarnya Berusaha menjadi...
Minggu, 18 September 2022
Dulu amigdalanya mati  Dianggap buta lah  Tuli  Penuh konspirasi  Sekarang dalam hitungan 1, 2, 3  Amigdala melanglangbuana  Meledak Penuh respirasi ...
Jumat, 12 Agustus 2022
Sayap-sayap gersang menjadi serpihan arang, dibakar matahari jatuh diatas bunga dan ilalang Kupu-kupu — yang tak pernah jelita — melonglong...
Jumat, 8 Juli 2022
Dengan menahan bendungan air mata yang tinggal menunggu waktu untuk keluar dan membanjiri pipi, kutatap nanar pemandangan tepat didepan mataku...
Minggu, 17 April 2022
Apalagi yang kuharapkan darinya? Aku sangat ingin meninggalkannya Namun rasanya tidak tega Tidak tega melihatnya perlahan dibakar oleh dusta Tidak...
Minggu, 19 Desember 2021
Berbagai lika-liku kata-kataDengan ditemani kesedihan yang membabi butaSebagai insan yang dihujani rasa manisMengapa bisa Aku ini menangisManis…Tetapi pahit…Hati ini terasa...
Minggu, 28 November 2021
Padahal sudah kunyalakan perapian untukmuTapi ternyata masih tak cukup hangatTubuhmu kembali membekuPun mulutmu turut membisu Padahal sudah kuambilkan nadikuAgar jantungmu...
Minggu, 21 November 2021
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.” Sepenggalan sajak seorang...
Minggu, 19 September 2021
Bagian Terakhir Baca bagian keenam disini: https://lpmperspektif.com/2021/09/05/paradoks-menjadi-dewasa-dan-ilusi/ “Cip, mengapa kamu tak pernah muncul saat aku bersama dengan Dahlia ataupun saat...
Minggu, 12 September 2021
Melati itu indah.Wanginya semerbak sampai luar singgasanaBentuknya mungil dan bercahayaSemua orang menyukainya Tapi sayang,Manusia tak puas hanya dengan melihatnyaMereka memotong,...

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts