cerpen lpm perspektif

Cerpen ini merupakan lanjutan dari cerpen yang berjudul “Kue Manis Berkumis”, dapat anda baca terlebih dahulu...
Minggu, 13 November 2022
Cerpen ini merupakan lanjutan dari cerpen yang berjudul “Di Bawah Langit Abu-Abu”, dapat anda baca terlebih dahulu melalui https://lpmperspektif.com/2022/10/30/di-bawah-langit-abu-abu/ “Kristin!”...
Minggu, 30 Oktober 2022
Cerpen ini merupakan lanjutan dari cerpen yang berjudul “Semicolon”, dapat anda baca terlebih dahulu melalui https://lpmperspektif.com/2022/10/16/semicolon/. “Selamat sore, saya Dr....
Minggu, 16 Oktober 2022
Mainan kincir angin yang tengah berputar tak sengaja menyita perhatian, tak kuasa pula menancapkan kedua netra sendu dan memandang replika...
Minggu, 21 Agustus 2022
Dengan berjinjit kecil, seorang gadis kecil nampak sedang menopangkan dagu pada jendela kayu yang sudah usang. Matanya menatap lurus butiran...
Jumat, 8 Juli 2022
Dengan menahan bendungan air mata yang tinggal menunggu waktu untuk keluar dan membanjiri pipi, kutatap nanar pemandangan tepat didepan mataku...
Jumat, 24 Juni 2022
       Rumah megah berwarna putih itu tampak sunyi senyap. Halaman depannya hanya diisi oleh suara percikan air mancur dan hembusan angin...
Minggu, 22 Mei 2022
“Berapa lama aku tak mengunjungi kota ini?” Pertanyaan yang bahkan tak bisa kujawab dengan pasti. Di antara kemungkinan yang akan...
Minggu, 10 April 2022
Aku berimaginasi bahwa penjaga langit memberikan kesempatan pada jiwa-jiwa dari raga mati untuk menjadi sebuah benda. Mungkin, untuk waktu yang...
Minggu, 17 Oktober 2021

TAM

A demon in Chinese myth. He was greedy of eating and drinking, craving for money and property. Ever gratifying his...

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts