Winda Noviiati

Di Balik Tata Kelola Kendaraan UB Tata kelola kendaraan di lingkungan Universitas Brawijaya (UB) masih perlu dipertanyakan kejelasannya. Kebijakan dan peraturan dibuat dan diubah dalam jangka waktu yang relatif singkat, tetapi tidak juga memberikan solusi terbaik bagi persoalan seperti kepadatan tempat parkir, alur lalu lintas yang tidak jelas, hingga kehilangan kendaraan bermotor di fakultas-fakultas. Kebijakan mengenai kartu parkir, misalnya, masih menuai beragam persoalan. Salah satunya, jumlah kartu parkir yang pada awalnya disediakan, dengan jumlah terakhir di lapangan, memiliki selisih yang sangat besar. Contohnya saja, jumlah kartu parkir di Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FPIK) yang semula disediakan sebanyak 400 buah akhirnya terus berkurang hingga menjadi 30 buah. Apa yang salah? Manusianya kah? Atau sistemnya?
Jumat, 16 Agustus 2019
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMABA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) diadakan tentunya bukan hanya sebagai ajang hura-hura, atau bahkan sekadar untuk mempermalukan mahasiswa baru (maba) dengan atribut serba oranye mereka. Semestinya, PKKMABA diadakan untuk memperkenalkan kampus tempat mereka akan menimba ilmu. Namun, rupanya PKKMABA tidak sesederhana itu. Kedatangan, ketepatan waktu, hingga pengerjaan tugas yang memengaruhi nilai serta kelulusan PKKMABA ternyata juga menjadi salah satu syarat terbesar penentu kelulusan kuliah. Tak hanya itu, penerimaan beasiswa (prestasi) secara umum pun ditentukan oleh adanya sertifikat bukti lulus PKKMABA. Penting atau tidaknya aturan tersebut diadakan akan menjadi sangat bergantung pada bagaimana seseorang memandang PKKMABA dan relevansinya terhadap prestasi akademik dan nonakademik seorang mahasiswa di kampusnya.
Kamis, 15 Agustus 2019
Selamat Datang di Kampus Jingga Penyambutan mahasiswa baru, yang lebih kita kenal sebagai Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMABA) di kampus kita tercinta, kampus jingga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), merupakan salah satu kegiatan terbesar di kampus ini. Tentunya, persiapan hingga pelaksanaan acara ini tak luput dari kendala-kendala yang ada. Tahun ini, PKKMABA FISIP juga menemukan beberapa kesulitan. Kesulitan tersebut di antaranya adalah jumlah mahasiswa baru yang lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, serta pembatasan-pembatasan yang dilakukan oleh pihak dekanat, hingga permintaan panitia dosen yang mendadak dan memberatkan panitia mahasiswa. Pihak panitia mahasiswa mengatakan bahwa pada tahun ini pihak dekanat menjadi lebih ketat dalam pengawasan publikasi, serta kerap kali meminta hal-hal tertentu seperti materi untuk dilakukan secara mendadak oleh panitia. Sementara itu, pihak dekanat menegaskan, permintaan mendadak yang dilakukan semata-mata hanya untuk kepentingan mahasiswa baru. Di luar segala permasalahan yang ada, PKKMABA FISIP 2019 tetap diadakan dengan tujuan mulia untuk menyambut para mahasiswa baru di kehidupan pendidikan yang baru pula. Selamat datang dan selamat berjuang di kampus jingga.
Rabu, 14 Agustus 2019
Orientasi studi dan pe- ngenalan kampus (OSPEK), atau yang lebih dikenal sebagai Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas (PKKMU) di Universitas Brawijaya (UB), hanya menjadi salah satu dari sekian banyak langkah awal untuk menjadi seorang mahasiswa yang bisa dikatakan “resmi”. Tanggung jawab yang kelak dipikul oleh tiap mahasiswa akan lebih besar dari sekadar membawa berbagai atribut dan aksesori, mengerjakan tugas offline dan online dari panitia, atau mendengar- kan para pembicara selama berjam-jam di Samantha Krida. Ketepatan waktu dan kehadir- an dalam setiap rangkaian jelajah almamater hanya menjadi fragmen terkecil dalam perjalanan hidup sebagai seorang mahasiswa. Sebagai mahasiswa, seseorang perlu memahami untuk apa mereka berada pada jenjang itu. Pola pendidikan di kampus, hingga pemikiran seorang mahasiswa akan sangat berbeda bila dibanding- kan dengan apa yang ada di bangku sekolah. Orientasi menjadi seorang mahasiswa bukan hanya soal gelar dan ketepatan dalam penyele- saian tugas, melainkan soal implementasi ilmu dan pe- ngetahuan bagi masyarakat selepas mereka mentas. Selamat datang dan selamat berjuang di kampus biru Universitas Brawijaya.
Kamis, 11 April 2019
Editorial- Wisuda dan Permasalahan di Baliknya Wisuda di Universitas Brawijaya (UB) masih diliputi beragam permasalahan. Mulai dari biaya yang wajib dibayarkan oleh mahasiswa yang masih belum jelas jumlah tetapnya, hingga waktu tunggu wisuda mahasiswa pasca yudisium yang juga masih dirasa terlalu lama. Dua belas hingga tiga belas kali wisuda dalam satu tahun, di mana setiap tahunnya 1000 mahasiswa dilepas dalam acara seremonial tersebut, masih dinilai terlalu sedikit. Permasalahan terkait waktu tunggu ini berimbas pada tertundanya waktu penyerahan ijazah. Akibatnya, mahasiswa banyak yang merasa kesulitan ketika harus melamar pekerjaan, terutama di perusahaan yang menuntut adanya ijazah sebagai salah satu persyaratan pelamaran kerja. Belum lagi, wisuda merupakan agenda wajib bagi seluruh mahasiswa. Semestinya, pihak rektorat, khususnya di bidang akademik, perlu mengkaji ulang terkait kewajiban mahasiswa untuk mengikuti wisuda, karena urgensi yang tidak jelas dan dinilai terlalu menyulitkan bagi sebagian mahasiswa.
Jumat, 17 Agustus 2018
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMABA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) merupakan salah satu rangkaian yang wajib diikuti oleh Mahasiswa Baru setiap tahunnya. PKKMABA ini tidak hanya untuk melakukan perkenalan kehidupan kampus, namun Mahasiswa Baru juga diberikan penugasan oleh pihak panitia dengan mempertimbangkan apa yang akan dihasilkan nantinya. Bagi Mahasiswa Baru tugas yang diberikan cukup banyak, baik atribut, barang bawaan maupun tugas tambahan untuk yang melanggar aturan. Dalam rangkaian PKKMABA ini terkadang menjadi hal yang ribet dan membuat Mahasiswa Baru terlihat konyol, padahal tujuan dari kegiatan ini untuk memperkenalkan kampus kepada Mahasiswa Baru. Kehadiran menjadi salah satu yang penting untuk mempertimbangkan kelulusan PKKMABA, hal ini agar Mahasiswa Baru senantiasa hadir dalam rangkaian PKKMABA. Jika kehadiran tidak memenuhi syarat kelulusan PKKMABA dan tidak mengulang pada tahun depan, maka Mahasiswa Baru tidak bisa mengikuti Organisasi Fakultas maupun Universitas, serta Mahasiswa Baru akan dipersulit pada proses kelulusannya. Mahasiswa hadir tidak untuk mudah menyerah, lakukan apa yang harus dikerjakan. Manfaatkan segala waktu yang ada dan jangan menyia-nyiakan kesempatan. Selamat datang Mahasiswa Baru FISIP UB, Selamat Berjuang dan Berproses dengan baik.
Rabu, 15 Agustus 2018
Mahasiswa    identikkan dengan kemandirian, mahasiswa sudah dianggap tidak perlu bergantung dengan orang lain. Diusia-usia tersebutlah harus menjadi manusia yang tangguh mampuditempadenganberbagai hal dan bertanggung jawab akan beban yang ditanggungkan dipundaknya. Karena menjadi mahasiswa itu harus bisa menghadapi persoalan dan mempertimbangkan konsekuensi yang akan diterima. Mulai dari agentof change yang menempatkan mahaiswa sebagai pelopor perubahan yang menjadi titik tolak berubahnya orientasi kehidupan kearah yang lebih baik. Ada juga yang beranggapan bahwa mahasiswa  merupakan agent  of social control, di mana peran aktif mahasiswa dalam mengawal berbagai bentuk kehidupan dan permasalahanya sangat dituntut karena ada pandangan bahwa mahasiswalah kaum  yang netral dan belum terkontaminasi dengan berbagai kepentingan yang berjalan seiring dengan permasalahan terutama yang menyangkut kebijakan publik. Mahasiswa juga merupakan iron stock, muncul sebagai harapan yang dititipkan kepada kamu pembaharuam dan sosok-sosok penerus peradaban di masa yang akan datang. Sehingga pada diri mahasiwalah kepercayaan untuk memangku dan menjalnakan  tatanan hidup berbangsa ke depannya disematkan.

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts