Patricia C.H

Kehadiran Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMaba) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) sebagai rangkaian yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru dari tahun ke tahun. PKKMaba hadir tidak hanya dalam bentuk sosialisasi kehidupan kampus, namun juga dalam bentuk penugasan, tentu dalam memberikan tugas pihak panitia PKKMaba mempunyai tolok ukur tersendiri untuk ouput yang dihasilkan nantinya. Sedangkan dari pihak mahasiswa baru sendiri merasa bahwa tugas yang diberikan memberatkan mereka, sehingga berujung kepada pembelian tugas ospek. Memang hal-hal di luar seperti jual-beli alat ospek berada di luar kewenangan panitia, namun itu akan berdampak terhadap output yang dituju. Mengenai akses mahasiswa baru dalam memperoleh informasi yang diatur dalam pasal 2 ayat 2 huruf A, di mana keterbukaan tersebut meliputi informasi seputar kegiatan PKKMaba FISIP UB. Tentu yang harus dilakukan adalah dengan melakukan komunikasi dua arah tidak hanya di dominasi infonya oleh salah satu pihak. Selamat datang mahasiswa baru FISIP UB, selamat berjuang di kampus jingga. Hidup Mahasiswa.  
Minggu, 20 Agustus 2017
Kedatangan mahasiswa baru tentunya merupakan hal yang istimewa bagi tiap-tiap kampus, terutama bagi kampus jingga, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), tentu dalam penyambutannya, kepanitiaan PKKMABA FISIP menerapkan proses evaluasi dalam pelaksanaannya. Tahun ini, ada beberapa kendala yang ditemukan oleh awak Perspektif di lapangan, seperti kurangnya koordinasi antara panitia PKKMABA dengan pihak dekanat, ihwal tersebut dilontarkan oleh Ketua Pelaksana sendiri. Berdasarkan pengalaman PKKMABA FISIP dari tahun ke tahun, yang di mana Perspektif ikut berpartisipasi sebagai media pengontrol, hal tersebut terjadi secara berulang-ulang. Di sisi lain sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan belajar mahasiswa baru masih belum maksimal. Banyak keluhan seperti pendingin ruangan yang sering mati, Wifi yang lemot, pintu kamar mandi yang rusak, dan lain sebagainya. Namun jika melihat FISIP sebagai fakultas yang baru berdiri selama 12 tahun perlu waktu untuk membenahi tata kelola tersebut. Tapi perlu juga kesatuan visi dalam hal pembangunan sarana dan prasarana, karena selain kendala dana, ketidaksatuan pandangan dalam pembangunan juga dapat menghambat rencana yang telah disusun. Salah satu contohnya adalah mengenai pembangunan Gedung C, yang mengalami perubahan prioritas pembangunan, saat sebelumnya sudah diperuntukkan bagi kegiatan mahasiswa. Dalam hal ini konsensus perlu terus dibangun, agar menemui titik tengah dari permasalahan yang ada. Baik itu mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen/pihak dekanat, serta seluruh civitas akademika FISIP. Akhir kata selamat datang bmahasiswa baru FISIP UB, selamat berjuang di kampus jingga.

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts