Lompat ke konten

Lembayung Senja

Oleh: Khoerul Umam*

Dalam matanya yang malam

Pikiran dan hatinya diam

Tenggelam dalam dunia

Lalu hanyut diantara ruang dan kata

Sebelum benar-benar ia meruap menjelma kalimat

Ia terduduk senyap

Sambil menelisik ilalang

Bersandar ia pada sebuah batu yang buta

Diantara pelupuk senja dan lembayung matanya

“Mau diapakan siang? Mau dibisukan bagaimana detak detik?”

(Visited 129 times, 1 visits today)
*) Penulis merupakan mahasiswa Psikologi, FISIP, Universitas Brawijaya angkatan 2022 yang suka membaca kalimat dan kata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts

Apa yang kamu cari?