Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

ASURO Langsungkan Aksi Solidaritas Tanggapi Represifitas Aparat di Wadas

Massa aksi unjuk rasa dan solidaritas kepada warga Desa Wadas (PERSPEKTIF/Agmelia)
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Malang, PERSPEKTIF – Aliansi Suara Rakdjat (ASURO) melangsungkan aksi solidaritas bertajuk “Selamatkan Wadas dan Tarik Tuntas Tindakan Represif Aparat Yang Mengakar” di Balai Kota Malang pada Senin (14/2). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas kepada warga Desa Wadas, Jawa Tengah yang mengalami tindakan represifitas oleh aparat karena menolak penambangan batu andesit.

Koordinator lapangan (Korlap) Brawijaya, Bagas Bagus Sadewo mengatakan bahwa aksi yang berlangsung bertujuan untuk memperluas informasi.

“Tujuan ASURO adalah aksi solidaritas, perluasan informasi, dan perluasan massa seluruh rakyat Indonesia. Hari ini merupakan fundamental pergerakan, kita tidak mentah-mentah mencari tujuan final,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa yang dilakukan oleh aparat kepolisian di desa Wadas tidak memberikan ruang hidup yang aman bagi warga Indonesia.

“Apapun yang terjadi di desa Wadas merupakan bentuk koersif dan represif yang dilakukan oleh aparat yang semakin memanifestasikan tangan besinya sehingga tidak adanya ruang hidup yang aman yang seharusnya dijamin sesuai dengan pasal 28 A UUD 1945,” tambah Sadewo.

Dalam press release-nya, ada beberapa tuntutan yang dibacakan oleh perwakilan mahasiswa. Diantaranya, penghentian proyek Bendungan Bener beserta penambangan andesit, hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, kebebasan berpendapat, perlindungan, keamanan serta ketenteraman warga desa Wadas.

Adapun aksi dimulai dengan long march mengitari Alun-Alun Tugu Malang, kemudian diadakan mimbar bebas di depan Balaikota. Selanjutnya massa aksi mengheningkan cipta untuk mengingat korban represif aparat di Wadas dan Palu. Aksi lantas ditutup dengan pembacaan poin-poin tuntutan dari perwakilan mahasiswa, buruh, dan perempuan. (anp/gra)

(Visited 79 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts