Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Akhir dari Pemilwa Daring FISIP UB 2020

Sumber foto: Siaran langsung rekapitulasi suara Pemilwa FISIP UB 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Malang, PERSPEKTIF Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) 2020 telah selesai dilaksanakan pada Selasa (26/1). Pemilihan yang diadakan secara daring melalui website pemira.ub.ac.id ini berlangsung mulai pukul 08.00-16.00 WIB dan terpantau lancar tanpa adanya hambatan atau server down.

Disamping itu, mahasiswa FISIP juga terbilang cukup aktif dalam memeriahkan Pemilwa tahun ini. Berdasarkan hasil data dari Dashbord Hasil Perhitungan Suara TPS ‘Pemilwa Bersama UB’, jumlah pemilih mencapai 2673 orang untuk pemilihan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan 2675 orang untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Hal tersebut menunjukkan bahwa antusiasme mahasiswa FISIP UB dalam Pemilwa tahun ini dapat dikatakan cukup tinggi mengingat target dari panitia adalah setengah dari DPT atau sekitar 2572 orang.

Bahkan, jumlah pemilih tahun ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan Pemilwa tahun 2019, di mana jumlah pemilihnya hanya mencapai 1447 orang untuk pemilihan DPM dan 1460 orang untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM.

Rekapitulasi suara dan penutupan menjadi puncak rangkaian dari penyelenggaraan Pemilwa FISIP UB 2020. Proses penghitungan suara diilakukan pada pukul 19.00 WIB dan ditayangkan secara langsung melalui laman Youtube PEMILWA FISIP UB 2020. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dari pembawa acara yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, dimulai dari Ketua DPM FISIP UB 2020, Ketua Pelaksana Pemilwa FISIP UB 2020, Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pemilwa FISIP UB 2020, hingga Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISIP UB, Akhmad Muwafik Shaleh.

Dalam mengisi kepengurusan daring pertama dalam sejarah FISIP UB tahun ini, Muwafik berpesan agar pengurus BEM, DPM, beserta seluruh Lembaga Kemahasiswaan di FISIP dapat tetap mengembangkan kreativitas dan inovasi.

“Tantangannya adalah suasana daring seperti ini harus membuka peluang kreativitas baru, harus berpikir keras agar kepengurusan yang akan datang mampu menyesuaikan dengan suasana daring seperti ini,” kata Muwafik dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan pengumuman hasil pemilihan DPM FISIP UB, dengan perolehan suara sebagai berikut:

Abstain (299 suara / 11,19%)

Amanda (284 suara / 10,62%)

Dave Auriel (208 suara / 7,78%)

Ayeshia Dinar (194 suara / 7,26%)

Arya Rifqi (192 suara / 7,18%)

Aulia Izzah Azmi (178 / 6,66%)

Ahmad Jindan (168 suara / 6,29%)

Chairul Aqsal (161 suara / 6.02%)

Indah Siti (160 suara / 5,99%)

Anindya Putri (150 suara / 5,61%)

Zarfans Gumanti (148 suara / 5,54%)

Fachrozi Reza (148 suara / 5,54%)

Muhamad (142 suara / 5,31%)

Farhan Achsani (128 suara / 4,79%)

Mutiara Ayu (113 suara / 4,23%)

Setelah pengumuman hasil Pemilihan DPM FISIP UB, acara dilanjutkan kembali dengan pengumuman hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM FISIP 2021. Angka abstain pada pemilihan BEM mencapai 749 suara atau 28,00% dari jumlah suara. Pasangan calon nomor urut 2, yakni Muhammad Nurcholis Mahendra dan Nurul Aulia berhasil memenangkan pemilihan dengan perolehan suara sebanyak 1230 atau 45,98% dari total suara. Sedangkan di kubu lawan, pasangan calon nomor urut 1, yakni Haura Anindya dan Rahmat Hidayat kalah dengan perolehan suara 696 atau 26,02% dari total suara.  (rsa/nts/jsa/ais)

(Visited 127 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Beda

Iklan

E-Paper

Popular Posts