Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Pungguk yang Merindukan Bulan

Oleh: Suci Wandari*

Sejujurnya aku bingung
Apakah sedari awal hanya aku yang merasa
Sejujurnya aku bingung
Apakah sedari awal itu hanya sia-sia
Sejujurnya aku bingung
Apakah ini semua hanyalah ‘cuma’

Seandainya aku tak sejujur ini dari awal
Mungkin tak kan ada sedari awal
Seandainya aku berbohong
Mungkin aku tak perlu bingung
Namun, nyatanya kita hanya berjalan ditempat saja
Terlebih berjalan di tempat kita masing-masing
Aku di tempatku dan kamu di tempatmu
Seperti hal nya menabur garam di lautan
Terkadang hanya muncul ketakutan

Seharusnya kita sama-sama tahu
Agar tak ada bias antara aku dan kamu
Tapi mau bagaimana lagi
Kita juga sama-sama tahu
Bahwa kita adalah pungguk yang merindukan bulan

*)Penulis merupakan mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2017 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Saat ini aktif sebagai pimpinan Divisi Markom LPM Perspektif.

(Visited 88 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts