Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Catatan dari Sebaru

Illustrator: Sari Rimayanti
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Oleh: Sam Maulle*

Aku… aku telah pulang dari negeri seberang

Kembali ke pelukan ibu pertiwi yang kian berubah

Semenjak para pejuang telah berpindah haluan

Membela pihak yang semestinya tak dibela

 

Terikat, sesak, sakit

Setiap partikel menjadi ancaman dalam pandangan

Hanya menunggu waktu untuk kembali

Iya, hanya kembali tanpa pengakuan

 

Wahai kawan…

Apa yang salah dariku?

Ketika aku berpulang dan hendak bersolidaritas bersama kalian

Namun, apa daya aku dihardik hanya karena virus dari kawan seperjuangan

Yang tak menempel di badanku

Fitnah kuterima yang lebih kejam dari sebuah pembunuhan

Hanya karena aku berjuang

 

Kawan… kasihan kucurahkan kepada kalian. Juga kecewa!

Melupakanku yang berjuang melepas diri dari serangan amuba

Menguburku kembali dalam benam pengasingan

 

Jargon menoak Lupa lantas hancur seketika

Ketika kalian bersolidaritas demi insureksi, melawan mereka kaum oligarki

Sekalipun kalian melupakanku dan korban senasib yang berjuang dari ratusan tusuk jarum injeksi

Menelan berbagai pil pahit demi kembalinya api semangat dalam diri

 

Tanya ku curahkan kepada kalian

Apa beda kalian dari tikus berkopyah, pembual bersorban, dan cukong asing?

Yang menindas kawanan lebah dan kupu-kupu

Namun justru membela badut yang menangis seakan tak berdaya mengarungi kerasnya kehidupan

 

Aku kecewa dalam rasa sakit ini!

Menyimak solidaritas buta yang kalian lakukan

 

Dari aku yang sakit dan tersakiti

 

*)Penulis merupakan mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2018 Fakultas Ilmu sosial dan ilmu politik universitas brawijaya. Saat ini aktif sebagai anggota divisi psdm lpm perspektif

 

 

(Visited 44 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts