Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Battle of Spartan: Memupuk Semangat Juara FISIP

SAMBUTAN - Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Ahmad Muwafik Saleh ketika memberi sambutan dalam pembukaan Olimpiade FISIP 2016, minggu (8/5) di UB Sport Center.
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp
SAMBUTAN - Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Ahmad Muwafik Saleh ketika memberi sambutan dalam pembukaan Olimpiade FISIP 2016, minggu (8/5) di UB Sport Center.

SAMBUTAN – Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Ahmad Muwafik Saleh ketika memberi sambutan dalam pembukaan Olimpiade FISIP 2016, minggu (8/5) di UB Sport Center. (Biyan/Perspektif)

Malang, PERSPEKTIF – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) kembali menyelenggarakan Olimpiade FISIP (OF). Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, OF 2016 juga memiliki tema tersendiri untuk meningkatkan atmosfer kompetisi. Tahun ini, OF yang resmi dimulai pagi tadi (8/5) di UB Sport Center mengusung tema “Battle of Spartan”.

Ketua Pelaksana OF 2016, Muhammad Zaki mengatakan tema ini diambil karena terinspirasi dari Sparta, salah satu bangsa dari Yunani.  “Sparta itu sendiri terkenal sebagai sebuah bangsa dari Yunani yang tak pernah takut akan peperangan, jadi musuh sekuat apapun tidak ada yang ditakuti,” ujarnya.

Zaki juga mengungkapkan untuk OF 2016 terdapat beberapa perubahan, misalnya, penambahan lomba dan pemaknaan yang lebih mendalam. Diantaranya, penambahan lomba seperti Eating Contest dan tarik tambang. Selain itu, ajang ini juga berfungsi untuk menyeleksi atlet-atlet yang akan mewakili FISIP di Olimpiade Brawijaya (OB).

 “Meskipun bertambah, tapi jumlah lomba tetap 12 sama seperti jumlah Dewa-Dewi Yunani. OF ini juga sekaligus menyeleksi atlet FISIP di OB nanti,” tambah Zaki.

Sementara itu, Wakil Dekan (WD) III FISIP, Ahmad Muwafik Saleh mengatakan ajang ini juga berfungsi untuk menjaga tradisi dan budaya FISIP yang bermental juara di bidang minat dan bakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus sering diadakan untuk meningkatkan kompetisi, bahkan sejak masa-masa mahasiswa baru.

“Acara ini jadi sarana untuk melakukan seleksi sekaligus untuk meningkatkan prestasi, kita ingin menguatkan karakter atau budaya juara. Di bidang minat dan bakat, FISIP dikenal memiliki karakter juara, karenanya ini harus dijaga dan dipupuk,” ujar Muwafik. (bmh)

(Visited 158 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TAM

Iklan

E-Paper

Popular Posts