Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Rumah Kita: Semarak Dies Natalies ke-7 HIMAHI

RAMAI - Suasana penampilan mahasiswa HI dalam acara puncak Dies Natalis ke-7 HIMAHI kemarin malan (2/5) di depan Gedung Prof. Yogi Sugito. (Loudy/Perspektif)
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp
RAMAI - Suasana penampilan mahasiswa HI dalam acara puncak Dies Natalis ke-7 HIMAHI kemarin malan (2/5) di depan Gedung Prof. Yogi Sugito. (Loudy/Perspektif)

RAMAI – Suasana penampilan mahasiswa HI dalam acara puncak Dies Natalis ke-7 HIMAHI kemarin malan (2/5) di depan Gedung Prof. Yogi Sugito. (Loudy/Perspektif)

Malang, PERSPEKTIF – Acara puncak Dies Natalis Himpunan Hubungan Internasional (HIMAHI) yang ke-7 yang digelar Selasa malam (2/5) di depan Gedung Prof. Yogi Sugito berlangsung cukup semarak. HIMAHI mengundang banyak tenant, foodtruck dan jajanan lainnya. Selain itu, HIMAHI juga menyuguhkan berbagai penampilan kesenian seperti band hingga tarian modern dari mahasiswa Hubungan Internasional (HI).

Mengambil tema “Rumah Kita” panitia Dies Natalis berusaha merangkul semua mahasiswa HI ikut serta. Ketika ditemui Perspektif, Ketua Pelaksana Dies Natalis HIMAHI, Abhista Sarwabhaswara mengatakan tema ini diambil dengan tujuan mendekatkan semua mahasiswa HI. “Dengan menyediakan banyak stan makanan dan jajanan lain, kami ingin menciptakan suasana yang nyaman untuk anggota HIMAHI,” ujar Abisma.

Selain itu, ia mengaku cukup senang dengan keberhasilan panitia acara untuk merangkul mahasiswa HI. “Kami ingin merangkul semua anggota HIMAHI. Anggota HIMAHI adalah seluruh mahasiswa HI bukan hanya pengurus. Kami ingin meluruskan asumsi itu,” tegas Abhista.

Sementara itu, salah satu mahasiswa HI, Julio Adi mengatakan upaya merangkul juga harus dilakukan dengan cara bottom-up. “Sesekali harus ada mekanisme bottom-up untuk menampung aspirasi anggota,” ujarnya. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan dengan membangun komunikasi antar anggota.

Ia menambahkan dalam membangun komunikasi bisa dilakukan dengan mahasiswa HI mengunjungi sekret atau melalui media resmi yang dimiliki HIMAHI. “Terkait asumsi soal keanggotaan, saya sepakat bahwa hal itu harus diluruskan,” tegas Julio. (lod)

(Visited 153 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts