Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

PENAKUT

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Oleh: Dinda Muhammad*

 

aku gadis baik-baik

dalam wadah munafik

dengar kubercerita

 

kubertumbuh dalam resah

dimana bisik tetangga

membelenggu hasrat

 

kubertumbuh dalam luka

dimana inginku

melanggar norma

 

kubertumbuh dalam duka

dimana bakat

luluhlantak oleh ego

 

kubertumbuh dalam rakus

dimana mimpi

tersabotase oleh materi

 

kubertumbuh dalam takut

takut, takut, takut

 

kutakut tetangga tak anggapku gadis baik-baik

kuturuti ucap mereka

 

kutakut norma mencabutku dari gadis baik-baik

kubiarkan ia membelenggu

 

kutakut bakat menggilasku dari gadis baik baik

kuutus ego tuk memenjara

 

kutakut mimpi tak diaku

kusisip materi

demi gadis baik-baik

 

aku tak peduli tapi ku menangis

sungguh ego yang manis

aku ingin berlari tapi ku takut meninggalkan

 

aku gadis dari segala

segala masa segala tanah

segala arah segala detik

 

aku gadis kemarin gadis hari ini gadis besok

 

mendekatlah

biar kubisikkan rahasia

aku gadis baik-baik sekaligus gadis mati

 

sekarang, menjauhlah.

 Tentang Penulis
*) Dinda Muhammad
Penulis merupakan Mahasiswai Hubungan Internasional angkatan 2015 FISIP Universitas Brawijaya. Saat ini penulis aktif berproses di LPM Perspektif.

(Visited 101 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts