Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

SISTEM RUSAK, PROSES PINJAM BUKU TERHAMBAT

SEPI PENGUNJUNG – Perspustakaan kian sepi dikarenakan tidak bisa meminjam buku diperpustakaan


Malang, PERSPEKTIF – Sejak bulan April yang lalu, pelayanan peminjaman buku di Perpustakaan FISIP UB terhenti. Hal itu disebabkan karena terjadi kerusakan sistem piranti keras penyimpanan data untuk mendata pelayanan peminjaman maupun pengembalian buku.

“Komputer kami rusak dikarenakan hardiskterbakar, kami sudah melapor ke bagian Kepala Sub Bagian (KaSuBag) untuk permasalahan ini, dan sudah ditindaklanjuti oleh bagian perlengkapan,” kata Dwi Susiana, Petugas Perpustakaan, Bagian Pengelolaan Peminjaman Buku, saat ditemui di Perpustakaan FISIP UB, Rabu (14/5).

Akibat kerusakan sistem tersebut, lanjut Dwi, databaseyang berisi data-data buku Perpustakaan hilang, hal ini membuat berberapa mahasiswa tidak bisa melakukan peminjaman buku. “Sampai saat ini belum bisa melakukan peminjaman buku, dan permasalahan ini akan diusahakan secepatnya,” ujarnya.
Dwi menambahkan, dikarenakan databasebuku hilang, membuat pengelola harus meng-input ulang buku kedalam program. “Seharusnya komputer sudah selesai diperbaiki, tetapi masih ada kendala software yang di installdari Perpustakaan pusat masih mengalami corrupt sehingga harus dikembalikan lagi ke Perpustakaan pusat,” paparnya.

Hafsah Haries, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2013, yang datang ke Perpustakaan FISIP UB menyayangkan kerusakan sistem yang terjadi di Perpustakaan. Menurutnya hal ini membuat berkurangnya keamanan dalam hal pengembalian buku kampus. “Perpustakaan harus menyiapkan backup data agar tidak terulang lagi,” ucapnya.

Kerusakan sistem tersebut juga dikeluhkan, Zahwa Irsalina, mahasiswi Hubungan Internasional angkatan 2013, dia meminta kepada pihak Perpustakaan, sistem komputer harus cepat diperbaiki. “Kalau untuk keadaan darurat ini tidak usah pakai sistem (komputer) untuk meminjam buku, Mahasiswa yang meminjam buku seharusnya dicatat sementara dengan cara manual,” paparnya. 

Setelah dikonfirmasi kepada pihak Perpustakaaan pada Jumat (16/5), Dwi Susiana, menyatakan program peminjaman buku sudah bisa dilakukan. “Pinjam buku sudah bisa dilakukan, tetapi agak lama, karena bukunya harus di input dulu,” jelasnya. (gfr)

(Visited 96 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iklan

E-Paper

Popular Posts