Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, boolean given in /var/www/vhosts/lpmperspektif.com/httpdocs/wp-content/plugins/megamenu/classes/walker.class.php on line 171
Beranda Label Puisi

Label: Puisi

BOSAN

Oleh: Mukminatul Farida* Sesak Tubuhku kehilangan nafasnya Darahku kehilangan irama Mataku telah buta Semua terasa asing Yang tersisa hanya keangkuhan Lautan manusia ada disini Senyap menyelimuti diri Tak ada lagi privasi Keluargaku tlah terjamah Rumahku...

Derita Pahlawan Dari Langit Negriku

Oleh: Annisya Maulidina* Ruh-ruh yang tertiup dalam ruang keabadian Masih dapat menatap perih membiru Masih dapat meratap sejuta pilu Terawang sebuah kesaksian Mereka hanya bisa menahan pekik seru Dalam desah...

MARYAM

Oleh: Lalu Imaddudin* "Bagaimana kalau besok kiamat?" Bunyi suara yang kutangkap datang dari belakang punggungku. Spontan, aku balik badan. "Iya mba, kenapa mbak?" Balasku. Cepat. Tergesa. Bisku...

Kusut

Oleh: Faiz Ayyas Munawwar* Terbiasa tak tentu selalu ingin Menjadikan harapan hanya kabar burung entah dari siapa Mereka tetap diam terbujur kaku tanpa satupun yang bisa memastikan Semua...

Mengarung Tepi Sembilu

Oleh: Dinda mn* Malam ini ku sempatkan berziarah ke semesta Membawa sekantung doa dan cerita Untuk kawanku yang telah sampai ke surga Dengarlah cerita kawanmu yang tertinggal sendiri Yang dicurangi...

Abu-abu

By : Graha Dwi Ludfiasari (pia)*   Secangkir teh hangat dikala hujan Memikirkan akan sebuah kepastian dalam lamunan Andai mesin waktu benar-benar ada Ingin ku intip ada apa dengan...

Menjauhlah Sebentar!

oleh: Putri RL* Kita terlalu dekat Kita terlalu sama Itulah kata mereka   Aku dan Kamu tak lepas dari kata Kita Mereka tak pernah melihatku sendiri karna aku kamu Aku bosan Kamu...

Katanya, agar sejahtera

oleh: Tuhfatul Maula* Sejahtera, ungkap mereka. Sejauh aku berjalan tanah sudah datar, tidak ada lagi padi yang menguning bahkan aku tidak melihat rumput yang tumbuh tidak teratur. Benar,...

Nyatanya, Semua Semu

Oleh : Aulia Novirta* Degupku serasa terasing. Menelan kehampaan dalam bising. Terlempar dalam rasa yang usang dengan segala ketidakpastian. Menyimpan bayangmu yang penuh ketidakpedulian. Kamu selalu mengajariku mengais sisa...

Secangkir kopi panas

Oleh: Shavia Azharra*   secangkir kopi di atas meja hitam dengan buih di tengahnya pusaran kecil habis diaduk dan kepulan asap putih yg terbentuk lemah gagang cangkirnya kudekatkan perlahan, kuhirup aromanya tak...

Suara Nasi

 Oleh: Abdul Jabbaar*   Hingga sore ini Jangkrik-jangkrik kami terus bersenandung berdendang Tanah kami berbisik Mengkritik keputusan menggelitik republik   Maaf tuan Jika tuan mengira ini berima Sesungguhnya ini merana   Maaf tuan Apanya yang sejahtera Jika...