Beranda Buletin Prasasti Edisi 9: Eksistensi

    Buletin Prasasti Edisi 9: Eksistensi

    166
    0
    Book Cover: Buletin Prasasti Edisi 9: Eksistensi

    Hakikat manusia agar terus menampakkan diri mereka sebagai makhluk yang terhebat, telah terlintas dalam benak Friedrich Nietzsche dan Martin Heidegger ketika memperkenalkan eksistensialisme ke dunia pada awal abad ke - 19. Kebutuhan tertinggi manusia, menuntut akan aktualisasi terhadap diri mereka di dunia, berusaha agar mereka menjadi manusia yang sangat ‘dibutuhkan’ oleh manusia lain, dalam perputaran kehidupan di dunia, telah dikemukakan oleh Abraham Maslow lewat A Theory of Human Motivation.

    Manusia menginginkan untuk diterima di manapun. Manusia menginginkan untuk terkenal. Manusia berlomba-lomba agar dianggap sebagai orang yang paling penting, paling dikenali oleh manusia lain.

    Memulai Edisi pertama di tahun 2016, sekaligus edisi ke-9 buletin prasasti dengan naluri setiap manusia untuk tetap eksis, kami ingin mengajak para pembaca, untuk sedikit mengupas ‘eksistensi’ manusia lewat sajak dan cerita-cerita pendek yang akan tersaji di buletin kali ini.

    Agar tidak ada kehipokritan antar manusia, akhir kata untuk mengawali edisi pertama di tahun 2016: sastra juga butuh eksistensi. Selamat menikmati.

    Salam pers mahasiswa, salam sastra muda.

    (Visited 44 times, 1 visits today)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here