Sambut- Panitia PKKMABA FISIP 2018 memasuki Gedung C untuk menyambut mahasiswa baru (PERSPEKTIF/ Ridha)

Malang, PERSPEKTIF—Pengumuman resmi nama-nama panitia pelaksana Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMABA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB)2018 telah diumumkan pada Sabtu bulan lalu(14/8). Setelah pengumuman panitia, persiapan pun mulai dilakukan. Dengan tenggang waktu yang cukup singkat dengan hari H pelaksanaan PKKMABA, FISIP mengaku siap menyambut mahasiswa baru 2018.

Persiapan yang dilakukan untuk menyambut mahasiswa baru terhitung hanya satu bulan hingga akhirnya PKKMABA FISIP 2018berlangsung hari ini (15/8). Terkait dengan hal ini, AkhmadMuwafik Saleh,selakuWakil Dekan 3 FISIP UB mengaku tak menemui kendala yang berarti. “Sudah siap semua 100 persen. Dari A sampai Z sudah siap semua, kecuali ada huruf lain,” ujarnya.

Bahkan ia mengungkapkan bahwa segala persiapan PKKMABA FISIP 2018 sudah rampung seminggu sebelum pelaksanaan. “Seminggu yang lalu sudah selesai semua, sudah deal . Karena rapat terakhir kemarin itu sudah selesai semua. H-seminggu target saya sudah tercapai semua udah fix selesai,” tambahnya.

Sedikit berbeda dengan pernyataan Seruni Lumongga, Koordinator Acara PKKMABA FISIP 2018, menyatakan bahwa kendala selalu ada. “Kalau menurut aku, kendala jelas ada. Apalagi ini udah mau PKKMABA. Kendalanya banyak sih,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu kendala yang dihadapi adalah dosen. “Dosen maunya ini, maunya itu, ngomongnya itu dadakan gitu. Nambahnya last minute gitu, kenapa ngga dari kemarin-kemarin aja ngomongnya,” tambahnya.

Meskipun begitu, ia mengaku tidak mengalami kendala dalam menyusun konten-konten acara. Hal ini ia akui karena adanya kerjasama yang baik antar panitia. Selain itu, Panitia PKKMABA FISIP juga tidak terkendala dengan adanya perubahan kepanitian yang terjadi beberapa waktu lalu. “Nggak terkendala sih, soalnya kami kan sudah upgrading, sudah bounding. Jadi kayak emang itu masalah lalu gituloh, jadi gausah terlalu dipikirkan. Ini yang perlu dipikirkan sekarang tujuan kami itu buat apa, untuk menyambut maba. Kaya masalah sebelum-sebelumnya itu udah berlalu,” jelas Seruni. (srt/ysa/ptr)

(Visited 48 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here