Ariffin, Ketua Senat UB, ditemui sebelum rapat PILREK UB 2018 (17/01) di Gedung Rektorat UB (Perspektif, Rani)

Malang, PERSPEKTIF – Universitas Brawijaya (UB) bersiap menyambut Pemilihan Rektor (PILREK) UB 2018. Empat tahap PILREK yang terdiri dari penyaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan calon serta penetapan dan pelantikan. Saat ini sudah memasuki sesi pendaftaran yang dibuka pada tanggal 5 lalu hingga 31 Januari 2018 nanti. Sampai berita ini ditulis, tercatat belum ada pendaftar.
“Tantangannya sekarang kami sedang menunggu yang mendaftar, khawatirnya kalau orang UB sendiri tidak begitu berminat. Itu yang tidak diharapkan, selain itu kami membuka diri untuk orang luar dari UB untuk mendaftar,” ujar Ariffin, Ketua Senat UB (17/01).
Target pendaftar PILREK UB 2018 adalah empat orang bakal calon. Apabila tidak memenuhi, maka pendaftaran diperpanjang sepuluh hari. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017, tentang pengangkatan dan pemberhentian pemimpin perguruan tinggi negeri.
“Dari Peraturan Menteri itu penting bagi kami mempublikasikan sehingga masyarakat membaca bahwa saat ini UB sedang punya hajat untuk mencari figur pemimpin yang bisa mengembangkan UB secara kaffah,” jelas Ariffin.
“Artinya mampu mengembangkan kualitas tri darma pendidikan dalam mewujudkan visi dan misi UB. Visinya untuk meningkatkan daya saing dan bereputasi internasional,” tambah Ariffin.
Pada PILREK UB sebelumnya sendiri, jumlah kandidat yang masuk tahap penjaringan ada tujuh dan semuanya berasal dari UB.
“Itulah kenapa banner dibuat besar-besar, karena untuk memenuhi target itu,” jelas Abdul Latief Abadi, Sekretaris Panitia PILREK UB 2018 (17/01).
“Kami juga sudah sosialisasi melalu banner, koran, radio, iklan di koran, dan running text di televisi. Selain itu kami juga menyebarkan baliho, termasuk video-video pendek ke grup-grup WA,” tambah Latief.
Latief juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menginfokan ke Perhimpunan Fitopalogi Indonesia yang ranahnya nasional. Umumnya tanggapan yang diberikan yaitu tidak berani, karena yang jadi biasanya orang dari universitas itu sendiri. (ran/zul/wur)

(Visited 83 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here