DEBAT - Calon DPM UB mengajukan visi-misinya, PERSPEKTIF,Anida)

Malang, PERSPEKTIF –  Debat tertutup sebagai rangkaian acara Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) Universitas Brawijaya (UB) telah dilaksanakan pada tanggal (23/11). Pada debat tertutup kali ini Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UB mengundang perwakilan dari tiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Kami mengundang segenap Lembaga untuk hadir agar mengetahui perihal calon-calon LKM (Lembaga Keaulatan Mahasiswa)  baru dimana diharapkan kawan-kawan lembaga dapat mengenal kepemimpinan yang baru dan visi mereka mengenai permasalahan dari kawan-kawan lembaga sendiri” Sambut Ketua  DPM UB Hasbi Assidiq.

Pada sesi debat kali ini para calon DPM menyampaikan visi dan misi untuk memajukan kualitas dari lembaga DPM dan Universitas Brawijaya. Beberapa calon menyinggung permasalahan UKM yang terus berulang dari tahun ke tahun, permasalahan UKM dinilai belum efektif untuk tertangani.

Gilang Ramadhan, calon DPM UB nomor urut 4 menyampaikan bahwa peraturan jam malam pada UKM dirasa sangat menghambat  kegiatan para UKM. Permasalahan lain yang ada di UKM berupa permasalahan dana anggaran yang tidak transparan dan tidak adanya penciptaan ruang publik.

Sementara pada sesi debat selanjutnya juga membahas tidak adanya sinkronisasi undang-undang yang ada di fakultas dan Universitas. Hal tersebut disampikan oleh Alfian Tanjung, calon DPM nomor urut 6. Salah satu misinya dalam mencalonkan diri di DPM tingkat Universitas ia ingin menciptakan undang-undang  dalam bentuk pembuatan dan merevisi undang-undang  yang ada, agar undang-undang di tingkat fakultas dan Universitas berjalan beriringan.

Jadwal acara yang seharusnya dilaksanakan pada pukul 13.00  WIB mengalami keterlambatan hingga pukul 14.00 WIB. Banyak calon DPM dan Calon Eksekutif Mahasiswa (EM) yang mengalami keterlembatan saat memasuki ruang debat. Walaupun demikian keterlambatan para calon dimaklumi oleh panitia pemira sendiri dan langsung diperbolehkan masuk untuk mengikuti debat tertutup.

Debat tertutup kali ini para calon DPM dan EM terbagi dari beberapa sesi. Tiap sesi diikuti oleh 8 calon dari total 23 calon DPM sehingga ada 3 sesi untuk calon DPM dan 1 sesi untuk calon EM. Tahapan didalam debat tertutup yaitu tahap penyampaian visi dan misi, pertanyaan dari tamu undangan dan audiensi, lalu diakhiri dengan closing statement dari tiap calon. (am/khy/lta)

(Visited 92 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here