Malang, PERSPEKTIF – Pada Juni 2017 Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB) merilis aplikasi berbasis android untuk otomatisasi sistem, serta menunjang anggota perpustakaan dalam melakukan peminjaman buku-buku koleksi perpustakaan UB.

Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk mempermudah layanan perpustakaan UB karena anggota perpustakaan dapat mencari, meminjam dan melakukan perpanjangan peminjaman buku secara mandiri dan online tanpa harus datang ke perpustakaan secara langsung.

Selain itu menurut Johan Andoyo Effendi Noor, kepala Perpustakaan UB, aplikasi ini juga dibuat karena banyak keluhan dari mahasiswa yang lupa kalau mereka memiliki tanggungan buku yang belum dikembalikan sehingga terlambat dalam mengembalikan dan terkena denda.

“Kita buat sistem android dan online sehingga mahasiswa sekarang tidak mengeluhkan hal tadi,” jelasnya.
Tanggapan positif datang dari Dyah Ayu Megantari Soesatyo Putri, mahasiswi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik (FISIP) UB. “Buat aku membantu banget kan soalnya bisa perpanjang langsung dari rumah,” tuturnya.

Akan tetapi menurutnya aplikasi ini bisa dikembangkan lagi agar tidak hanya bisa dinikmati oleh pengguna andoroid tapi juga ios, windows dan personal computer (PC) serta agar kita bisa memesan buku yang ingin dipinjam agar tidak kehabisan stock pada saat sudah ke perpustakaan untuk mengambil buku tersebut.

Aplikasi ini dibuat dan didanai sendiri oleh Perpustakaan UB serta sudah direncanakan dari awal tahun ini dan sudah rilis serta bisa digunakan oleh anggota Perpustakaan UB. Namun aplikasi ini belum sempurna karena meskipun peminjaman sudah bersifat mandiri tapi untuk perpanjangan dan pengembalian masih harus bertransaksi secara langsung di sirkulasi perpustakaan UB.

Pitoyo Widi, Koordinator bidang Teknologi Informasi Perpustakaan UB, mengatakan bahwa aplikasi ini masih dalam uji coba “Tahapannya masih uji coba, sambil nunggu otomasi layanan ini berjalan 100 persen.” Terangnya. Aplikasi ini sudah bisa digunakan dengan harapan mendapat masukan dari penggunanya.

Menurut rencana aplikasi ini akan siap 100 persen pada periode depan yaitu pada bulan Februari 2018. (cov/yfa/lta)

(Visited 245 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here