ORASI – Salah satu mahasiswa UB sedang berorasi di tengah rintik hujan Minggu pagi (26/3) mendukung perlawanan rakyat kendeng atas tanahnya di Car Free Day Ijen (PERSPEKTIF/Iqbal)
ORASI – Salah satu mahasiswa UB sedang berorasi di tengah rintik hujan Minggu pagi (26/3) mendukung perlawanan rakyat kendeng atas tanahnya di Car Free Day Ijen (PERSPEKTIF/Iqbal)

Malang, PERSPEKTIF – Minggu (26/3) sejumlah mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) melangsungkan aksi solidaritas di Jalan Besar Ijen. Dalam aksi tersebut dilaksanakan penggalangan dana dan teatrikal. Tujuan dari aksi tersebut yakni sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan PT Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah.

“Kita melakukan konsolidasi dengan kawan-kawan Universitas Brawijaya. Kemudian hasil konsolidasi itu disepakati bahwa kita akan melakukan aksi solidaritas sebagai mahasiswa yang bertanggung jawab. Perwujudan bahwa  mahasiswa Brawijaya juga pro terhadap rakyat, “ tutur Muhammad Wafiq, Menteri Kebijakan Wilayah dan Nasional.

Dalam press release yang dipublikasikan akun line resmi Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) menyatakan lima sikap. Yakni mendesak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mematuhi putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 99 PK/TUN/2016. Kedua menuntut pemerintah untuk mengintruksikan penghentian seluruh aktivitas pertambangan di Pegunungan Kendeng.

Selanjutnya mendesak Negara untuk melindungi mayarakat hukum adat/hak ulayat atas tanah adat dan segala kekhususannya yang berkaitan dengan warisan lokal Indonesia. Keempat, menuntut negara hadir dalam menyelesaikan polemik pendirian pabrik semen di Kendeng dan mewujudkan tanggung jawab negara atas pemenuhan hak warga negara untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik. Terakhir menyerukan kepada mahasiswa seluruh Indonesia untuk berjuang dan bergerak bersama rakyat.

Muhammad Wafiq mengaku bahwa sampai saat ini Badan Ekekutif Mahasiswa (BEM) wilayah JATIM terus berkoordinasi mengawal isu lainnya yang juga masih berkaitan dengan masalah agrarian.

“Kita dari Eksekutif Mahasiswa (EM) sebagai koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Jawa Timur (BEM SI JATIM) akan fokus pada isu agrarian. Khususnya mungkin teman-teman tahu ada konlflik tambang pitu  di Jember sana nanti kita Insya Allah kita bakalan fokus bahkan pertengahan april ini kita akan konsolidasi  dan membahas hal, itu di Jember,” pungkasnya. (miq/ran)

(Visited 139 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here