Oleh : Asido Mac Kenzie*

Dahulu, aku mempercayai kata Shakespeare
Apalah arti sebuah nama?
Jikalah kamu mengganti nama bunga mawar
Ia tetaplah harum

Tapi kata sebagian orang lagi, nama adalah doa
Nama adalah sebuah harapan
Ku Tahu, Aku tak memberi namaku sendiri
Bahkan jika aku tidak bertanya, namaku tak berarti

Tapi, sekarang aku mengerti
Nama akan membuatku dikenal bahkan terkenal
Apalah arti sebuah nama?
Hati-hati berkata demikian, sekarang banyak orang jual nama!

Untuk apa bekerja di perusahaan tak bernama?
Mengapa kau begitu berani? Siapa nama ayahmu?
Ternyata, namaku bukan sekedar identitasku
Namaku bisa membuat orang menghormatiku

Tak perlu susah menjawab bagaimana
Jika siapa sudah membuat orang lebih percaya
Jika siapa akan membuatmu lebih berharga
Ada apa ini? Apa yang ada di pikiranku?

Kusadari, ternyata ini bukan tentang namaku
Ini tentang pandangan orang lain terhadapku
Mungkin perasaanku, mungkin kebenaran
Hingga muncul kembali pertanyaan
Apalah arti sebuah nama?

Tentang Penulis:
*Asido Mac Kenzie
Penulis merupakan mahasiswa Hubungan Internasional UB 2013. Saat ini aktif sebagai anggota Divisi Litbang LPM Perspektif.

(Visited 72 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here